VIDEO: Abduh Lestaluhu Acungkan Jari Tengah ke Suporter Thailand, Ini Balasannya . . .

0
loading...

Usai melampiaskan emosinya dengan menendang bola ke arah kubu suporter Thailand, ternyata pemain belakang tim nasional (timnas) Indonesia, Abduh Lestaluhu, tertangkap kamera mengacungkan jari tengahnya ke arah suporter Thailand saat menuju ruang ganti pemain.

Dalam video berdurasi singkat yang diunggah akun Facebook Yutub itu, terlihat Abduh awalnya mengacungkan jari tengah tangan kirinya ke arah suporter. Kemudian, dibalas sorak oleh suporter Thailand.

Setelah itu, ia mengulangnya lagi, kali ini ia mengangkat kedua tangannya dan mengacungkan kedua jari tengah. Kembali suporter menyorakinya.

Ia memasuki ruang ganti dengan dikawan lima orang tim official. Tapi  terlihat mereka tak bereaksi apa-apa ketika Abduh melakukaan itu.

Sementara itu, beberapa netizen menyemooh sikapnya, namun ada pula yang membenarkannya.

Ersa Budi

Tp lihat setelah thailand juara.suporter thailand malah menghibur suporter kita.syukur g terpancing sm tindakann orang ini.klo terpancing pulang2 suporter kita bisa babaak belur.saya sm sekali g respek lihat kelakuan begini.kelakuan kampungan dibawa kenegeri orang

cm telat ngasi bola aja marahnya sgtu.kampungan lu.trs klo suporter tuan rumah marah trs rusuh apa g modarr tuh kawan2 dr indonesia.lu mikirnya rusuh aja g mikir keselamatan kawan sndri.kampungan lu

Elfa Aditya Rossoneri

Bravo bung Abduh…biarin aja orang” pd ngomong apa kek,saya salut perjuangan anda dan teman” di lapangan kemaren….mungkin lain wktu indonesia bisa juara Aminn.

Baca juga: 

Hasan Silva

loading...

Abduh hanya engkau yg mewakili sakitnya hati kami di saat timnas mengejar ketertinggalan gol,malah di banc mereka memainkan bola,mengulur waktu.

Sementara itu, Abduh membeberkan alasan di balik kemarahannya saat kalah 0-2 dari Thailand pada partai final Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12/2016).

Pada masa injury time, Abduh sempat menendang bola ke arah bangku cadangan Thailand.

Akibat sikap tidak terpuji tersebut, dia diganjar kartu merah oleh wasit Abdulla Hasan.

“Kami sedang mengejar gol, tetapi pemain mereka terus mengulur waktu. Hal itu membuat saya emosi,” tutur Abduh di mixed zone setelah pertandingan.

Saat insiden tersebut, Indonesia memang sudah tertinggal dua gol.

Dengan kata lain, skor agregat menjadi 3-2 untuk keunggulan Thailand dan Indonesia membutukan satu gol guna memaksakan perpanjangan waktu.

Guna mempertahankan keunggulan, beberapa pemain Thailand kerap melambatkan langkah ketika digantikan oleh rekan setimnya.

Abduh pun mendapatkan pembelaan dari rekan setimnya di timnas dan PS TNI, Manahati Lestusen.

Di mata Matahati, reaksi Abduh tidak bisa dibenarkan, tetapi masih dalam batas wajar.

“Sebab, tensi pertandingan tengah tinggi. Dia pasti bisa ********* lebih baik lagi ke depannya,” ucap Manahati.

Terlepas dari kekesalannya terhadap lawan, Abduh tetap mengapresiasi Thailand yang keluar sebagai juara pada edisi kali ini.

Tidak cuma meraih trofi, pasukan Kiatisuk Senamuang sekaligus mempertegas kemenangan 4-2 pada partai pertama Grup A.

“Kami harus mengakui, Thailand lebih bagus. Mereka menjalani persiapan lebih lama. Sebaliknya, kami cuma memiliki waktu sebentar dar sudah sepantasnya mensyukuri capaian ini,” tutur Abduh.(*)

Baca juga: 

Sumber: http://medan.tribunnews.com/

Facebook Comments
Loading...